Tutupnya Jembatan Ampera Membuat 15 Orang Dinyatakan Gugur Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2019

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Ditutupnya Jembatan Ampera mulai pukul 06.30-09.30 membuat 15 orang dinyatakan gugur dari ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2019 pada sesi pertama instansi Balai Diklat Kementerian Agama di Kantor Badan Kepegawaian Negera (BKN) Regional VII Palembang, Minggu (23/02/2020).

enurut Bandar Matondang, Panitia seleksi pengadaan CASN mengatakan satu orang melapor terlambat hadir karena terjebak macet di Jembatan Ampera.

“Sedangkan 14 lainnya tidak datang atau tidak melapor,” ujarnya.

Sebelumnya balai Diklat Kementerian Agama telah menginformasikan kepada peserta baik melalui website atau media massa agar berangkat lebih awal mengingat penutupan jalan tersebut.

“Sudah diinformasikan, jadi harus mencari jalan alternatif lain, lewat jembatan Musi 4 atau Musi 2 yang lebih jauh,” ujarnya.

SKD Balai Kemenag terdiri dari lima sesi yang akan selesai dalam satu hari, sedangkan dua hari selanjutnya akan dilanjutkan dengan SKD dari UIN Raden Fatah.

Terjadi kemacetan total dari pangkal jembatan Musi IV menuju Plaju, Minggu (23/02/2020) pagi.

Kabar ditutupnya jembatan Ampera mulai pukul 06.30-09.30 membuat banyak warga memilih jalan alternatif.

Warga lebih memilih memutar dan banyak pengendara yang menaiki trotoar jalan untuk dapat memutar jalan.

Akibatnya banyak pengendara yang marah-marah karena terjebak macet.

Namun sebelum pukul 9.30 jembatan Ampera telah dibuka, dan terlihat lengang, daripada jalan menuju jembatan Musi IV.

Para peserta tes untuk sesi pertama dan kedua pada pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB disarankan datang lebih awal agar menghindari kemacetan atau tak bisa mengakses jalan menuju gedung tempat tes.

Panitia tes CPNS pun telah bersiaga dari pagi karena gedung telah dibuka sejak pukul 05.00 WIB.

Misalnya saja Dita Pratiwi, meskipun tempat tinggalnya berada tak jauh dari gedung BKN atau tepatnya yaitu di Lorong AA Seberang Ulu 1 Kertapati dia rela berangkat sejak subuh.

Ditemani sang kakak sejak pagi-pagi sekali dia telah duduk manis di kursi antrean depan ruang tempat pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

“Soalnya ada imbauan dari BKN yang saya baca di posting-an Instagram supaya sesi pertama dan kedua datang pagi. Saya ikuti arahan saja,” katanya sesaat sebelum memasuki ruangan tes jelang sesi tes kedua.

Dita yang mengambil formasi di Balai Diktlat Kemenag Palembang ini sebelumnya juga telah mengikuti serangkaian tes CPNS pada tahun lalu namun belum berhasil.

Tahun ini dia pun mencoba kembali mengikuti tes dan berharap bisa lulus.

“Semoga bisa lulus di tes CPNS tahun ini. Minta doanya ya,” ujarnya.

Meski disarankan untuk datang lebih awal, beberapa peserta pun masih ada yang datang satu jam sebelum tes dimulai. Banyak peserta yang memanfaatkan moda transportasi LRT untuk menuju tempat tes.

Salah satunya, Ira, dia menjelaskan sengaja naik LRT dari stasiun Bumi Sriwijaya dengan tujuan stasiun Polresta supaya lebih santai dan tidak terburu-buru apalagi jika ada kondisi tak terduga seperti penutupan jalan atau macet.

“Pakai LRT bisa pilih jadwal keberangkatan. Stasiunnya juga tidak jauh dari gedung BKN jadi bisa jalan kaki. Sambil belajar juga sewaktu di stasiun dan perjalanan.” ujarnya.

Penulis: maya citra rosa



Leave a Reply