Setelah Sukses Menggelar Kartini Millenial Award (KMA) Tahun 2019 Lalu, Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post Kali Ini Kembali Menggelar KMA tahun 2020

Setelah sukses menggelar Kartini Millenial Award (KMA) tahun 2019 lalu, Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post kali ini kembali menggelar KMA tahun 2020.

Kepala News Room Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post, Wenny Ramdiastuti menjelaskan bahwa penyelenggaraan KMA tahun 2020 ini akan dibuat lebih meriah dari tahun sebelumnya.

“Tentunya KMA 2020 ini akan kita buat lebih spesial karena akan digelar di Griya Agung Palembang. Para peserta nantinya akan mengenakan pakaian kebaya dan membuat makanan khas Palembang yakni Bolu Kojo, yang akan diletakkan langsung diatas miniatur Jembatan Ampera,” katanya, Rabu (26/02).

Sebelumnya, pada penyelenggaraan KMA tahun 2019 lalu Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post berhasil memecahkan Rekor MURI karena berhasil mengumpulkan 4800an lebih wanita berkebaya di lapangan Griya Agung Palembang.

“Untuk itu pada tahun ini kami harap penyelenggaraan KMA akan lebih meriah lagi dan menciptakan rekor-rekor baru,” ucap Wenny.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia KMA 2020, Lisma Novianty mengatakan, pada KMA 2020 ini terdapat 8 kategori yang akan diperlombakan oleh para peserta diantaranya ekonomi, umum, pariwisata, olahraga, sosial, lingkungan, pendidikan dan kesehatan

“Saat ini kami telah mendapatkan 25 finalis KMA, dimana para peserta ini sebelumnya telah bersaing dengan 100an lebih peserta yang mendaftar. Selanjutnya pada hari ini para finalis KMA 2020 ini akan mengikuti seleksi tahap wawancara oleh para juri,” katanya.

Lisma menambahkan bahwa kriteria yang dicari pada KMA tahun ini ialah bagaimana peserta tersebut membangun karya mereka hingga goals mereka dalam berkarya.

“Peserta yang sesuai dengan kategori tersebut tentunya akan kita dorong agar dapat memberikan inspirasi kepada perempuan-perempuan di Sumsel,” ujarnya.

Ia berpesan kepada para peserta yang belum beruntung dinobatkan menjadi KMA tahun ini untuk terus berkarya tanpa kenal lelah.

“Teruslah berkarya meskipun belum menang pada KMA tahun ini, karena kesempatan selanjutnya masih terbuka lebar,” tutupnya.



Leave a Reply