Membawa Gojek ke Tahap Selanjutnya, Berikut Pernyataan dari Co-CEO Gojek, Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo:

Smart Palembang – Co-CEO Gojek Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo hari ini mengeluarkan
pernyataan menyusul pengunduran diri Nadiem Makarim untuk bergabung di pemerintahan Presiden
Joko Widodo. Andre dan Kevin telah menjalankan bisnis Gojek dalam beberapa tahun terakhir, sehingga transisi kepemimpinan ini dipastikan akan berjalan mulus. Jajaran eksekutif Gojek juga diperkuat dengan diangkatnya Komisaris Gojek Garibaldi Thohir menjadi Komisaris Utama untuk memimpin jajaran pengawas perusahaan. Adapun Nadiem tidak lagi berperan apapun di Gojek, baik sebagai eksekutif maupun penasihat perusahaan.

Di bawah kepemimpinan Kevin dan Andre, Gojek tumbuh pesat hingga saat ini telah memproses lebih
dari 2 miliar transaksi per tahun. Penggalangan dana (fundraising) yang dilakukan Gojek juga mampu
menarik minat sejumlah perusahaan kelas dunia seperti Google, Tencent, Mitsubishi, Visa, AIA dan
Astra, dengan seri F diperkirakan mampu meraih pendanaan lebih dari US$ 2 Miliar. Gojek juga telah
berekspansi dengan meluncurkan layanan di Singapura, Thailand dan Vietnam. Sementara di
Indonesia, Gojek menjadi aplikasi on-demand yang paling banyak digunakan, dimana layanan pesanantar makanan dan pembayaran digital memberikan kontribusi paling besar dibandingkan layanan ride-hailing.

Pernyataan bersama Kevin dan Andre sebagai berikut:
“Kami berterima kasih kepada Nadiem atas visinya dan kerjasamanya dengan kami dalam
beberapa tahun terakhir untuk menciptakan hal yang menjadi besar dan berdampak luas,
lebih dari yang pernah kita bayangkan.”

“Kami merasa terhormat bahwa salah satu founder kami telah diminta untuk membantu
Presiden Joko Widodo, sehingga Nadiem akan dapat menciptakan dampak positif yang lebih
luas kepada seluruh masyarakat Indonesia. Kami menghormati proses yang saat ini sedang
berlangsung dan mendoakan yang terbaik untuk Nadiem untuk pengumuman dari Istana
Rabu besok.”

“Nadiem mengundurkan diri dari Gojek setelah sembilan tahun membangun dan
membesarkan perusahaan, dari sebuah ide sederhana menjadi bisnis bernilai miliaran dolar
AS yang memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat di Asia Tenggara, sekaligus
memberikan peluang untuk menambah pendapatan bagi jutaan orang. Pencapaian Nadiem
telah menjadi inspirasi bagi setiap orang di Gojek dan dia meninggalkan Gojek ketika masa
depan perusahaan ini sangat cerah. Saat ini kami memiliki lebih dari dua juta mitra driver di
Asia Tenggara dan lebih dari 400,000 mitra usaha, yang telah memproses lebih dari dua miliar
transaksi per tahun.”

“Kami berdua telah menjalankan bisnis Gojek bersama Nadiem untuk beberapa waktu,
sehingga pergantian kepemimpinan ini tidak akan berdampak, baik pada keseharian
operasional maupun pertumbuhan perusahaan. Andre akan fokus pada strategi korporasi,
alokasi modal, ekspansi internasional serta layanan pembayaran dan keuangan. Sementara
Kevin akan fokus pada pengembangan produk, strategi pemasaran, pengembangan
organisasi dan juga layanan ride-hailing serta pesan-antar makanan.”

“Sebagai perusahaan startup berskala besar, kami harus senantiasa siap dengan segala
macam perubahan termasuk menyiapkan rencana suksesi di Gojek. Kami telah memiliki
rencana yang matang untuk pertumbuhan Gojek ke depan dan didukung oleh talenta terbaik
kelas dunia yang telah bergabung bersama Gojek dalam beberapa tahun terakhir. Seluruh
manajemen Gojek memiliki visi yang sama dalam membangun perusahaan serta kemampuan
eksekusi yang handal.”

“Kami berterima kasih kepada pemerintah Indonesia yang telah mengakui dampak signifikan
Gojek kepada masyarakat. Kami sangat menghormati proses di Istana dengan tidak
membahas lebih detail sebelum pengumuman besok. Kami harapkan yang terbaik bagi
Nadiem menyusul misi penting yang kini diembannya.”

Sejak mendirikan Gojek bersama Nadiem, Kevin memiliki peran signifikan dalam memimpin tim
produk dan pemasaran di dalam organisasi. Latar belakang Kevin yakni di bidang business intelligence
sangat membantu dia menggunakan data sebagai dasar pengambilan keputusan. Dia juga membentuk
tim teknologi yang ahli dalam bidang data, engineering, dan produk, dengan fokus meningkatkan user
experience di platform Gojek. Sebelum di Gojek, Kevin bekerja di Zalora Indonesia, Merah Putih
Incubator dan Salem Partners.

Andre juga memiliki peran vital dalam membangun pondasi yang kuat bagi pertumbuhan cepat Gojek.
Dia telah menggalang dana lebih dari US$ 4 miliar dari Google, Tencent, KKR dan Warburg Pincus.
Andre juga membangun pondasi dalam strategi bisnis perusahaan untuk keberlanjutan jangka
panjang. Sebelum bergabung dengan Gojek, Andre menjabat Executive Director di Northstar Group,
private equity fund terbesar di Indonesia. Dan, sebelum itu Andre juga pernah menjabat Head of
Corporate Finance di Delta Dunia Makmur.



Leave a Reply