Cegah Meningkatnya Kasus DBD, Pemkot Palembang Jalin Sinergi Bersama Kemenkes RI

Smart Palembang – Meningkatnya kasus penyakit menular Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang pada tahun 2018 kemarin, membuat Pemerintah Kota Palembang mengambil langkah cepat dalam mengantisipasinya pada tahun ini.

Untuk itu Pemkot Palembang melakukan sinergi dengan Kementerian Kesehatan RI dengan menggelar Pertemuan Pembinaan Kader Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonosis (P2PTVZ) di Aula BPPD Kota Palembang, Rabu (13/03).

Hal ini dilakukan agar berbagai penyakit menular yang disebabkan oleh hewan seperti DBD dapat diatasi.

Asisten I Pemerintahan Kota Palembang, Sulaiman Amin menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan agar masyarakat dapat melakukan pencegahan dini dan menerapkan pola hidup sehat dalam mengantisipasi terjadinya kasus penyakit menular.

“Pada hari ini kita mengundang para kader-kader PKK yang terdiri dari 41 Puskesmas di 18 Kecamatan Kota Palembang, dan kita harapkan para kader yang hadir ini agar dapat menyampaikan informasi seputar kegiatan ini kepada masyarakat, khususnya terhadap pencegahan DBD,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini kejadian kasus DBD tertinggi di Kota Palembang terdapat di Kecamatan Kalidoni, Jakabaring dan Sako.

“Untuk itu kita akan melakukan upaya dengan membekali para kader dari tiap kecamatan di kota palembang agar di tahun ini tidak ada peningkatan DBD. Selain itu,  kita juga harapkan sinergi dari masyarakat yang turut serta mensukseskan program ini,” ungkapnya.

Sulaiman berharap, dengan adanya kegiatan edukasi ini diharapkan para kader mempunyai informasi dan bekal, dan cepat menginformasikan apabila mereka menemukan kejadian yang dapat membahayakan.

“Karena kita lihat yang sering terjadi sejauh ini adalah banyaknya kejadian keterlambatan informasi,” tutupnya.



Leave a Reply